>Mubarok: Munarman-FPI Lancang

>

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok, menyebut Juru Bicara Front Pembela Islam Munarman telah bersikap lancang dengan melontarkan ancaman terbuka akan menggulingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Munarman mengucapkan itu menanggapi pernyataan Presiden bahwa organisasi pelaku kekerasan perlu dibubarkan.

“Lancang, tidak pada tempatnya,” kata Mubarok kepada VIVAnews.com, Senin, 14 Februari 2011. “Itu tidak pantas diucapkan.”

Harusnya, kata Mubarok, Munarman menyampaikan pembelaan diri saja bahwa FPI tidak melakukan kekerasan sebagaimana dimaksud Presiden. “Pernyataan Presiden mengenai pembubaran itu kan universal,” kata Mubarok yang merupakan pengajar di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah itu.

Perbandingan yang diambil Munarman dengan Tunisia dan Mesir pun menurut Mubarok, tidaklah tepat. “Justru Mesir yang belajar dari kita,” katanya.

Pada Jumat 11 Februari lalu, Kepala Bidang Advokasi Front Pembela Islam, Munarman menilai rencana pembubaran ormas itu merupakan kebijakan yang salah sasaran. Menurutnya, akar permasalahan bukanlah karena keberadaan ormas melainkan sikap pemerintah mengenai keberadaan jemaah Ahmadiyah yang melanggar undang-undang.

Munarman lalu menyatakan jika isu pembubaran ormas terus dihembuskan Presiden, maka umat dan ormas Islam siap mem-Ben Ali-kan SBY (Ben Ali adalah Presiden Tunisia yang baru digulingkan demonstrasi massa).

Ketika ditanya wartawan VIVAnews.com tanggapan dia tentang pernyataan Presiden itu, Munarman mengirimkan pesan melalui SMS sbb:
“Pernyataan paling tidak bermutu dari seorang presiden, jaka sembung naik ojek, nggak nyambung jek… Masalahnya ada di Ahmadiyah yang melanggar UU, kok ormas yang jadi sasaran… Dia hanya memanipulasi Hari Pers Nasional agar dapat dukungan kalangan pers dan menaikkan kembali ratingnya di lembaga survey yang terus menurun… Kalau dia terus menghembuskan pembubaran ormas, maka umat dan ormas Islam sangat siap untuk mem-Ben Ali-kan SBY… karena ternyata dia lebih memilih berada di phiak yang bathil.”
Pada saat peringatan Hari Pers Nasional pada 9 Februari 2011, Presiden SBY menyatakan, “Kepada kelompok yang terbukti melanggar hukum, melakukan kekerasan, dan meresahkan masyarakat, kepada para penegak hukum agar dicarikan jalan yang sah dan legal, untuk, jika perlu, membubarkan.”

Presiden SBY pun menanggapi serius ancaman tersebut. Dalam wawancara dengan stasiun televisi SCTV, dia menegaskan, “Tidak semudah itu lantas Indonesia pasti akan menjadi Mesir. Termasuk yang mengancam saya, ‘awas Indonesia kita Mesirkan!’ Jangan ancam-mengancam lah. Dan kondisinya berbeda.” (kd)

• VIVAnews

Perihal Cak Pur
Hanya ingin berbagi sesuatu, silahkan dinikmati semoga bermanfaat. Blognya Cak Pur : Tulisan Terpanas : Otomotif Plus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: