>Apa Makna Pita Biru di Cikeusik Menurut Tim Pembela Muslim (TPM) ?

>

Dalam perkembangan lebih lanjut tentangkerusuhan yang melibatkan jemaat Ahmadiyah di Cikeusik-Pandeglang, beredar kabar bahwa yang membuat kerusuhan adalah mereka yang memakai pita biru. Apa maksud pita biru yang dipakai oleh orang yang diduga sebagai pencetus kerusuhan di Cikeusik itu. Artikel berikut ini adalah informasi mengenai makna “pita biru” menurut Tim Pembela Muslim (TPM). Informasi ini saya dapatkan dari vivanews.com. Berikut ini adalah informasi selengkapnya :
Anggota Tim Pembela Muslim (TPM), Mahendradatta, mengungkapkan hasil temuannya di lapangan, pita biru itu diberikan oleh orang tak dikenal sesaat sebelum terjadinya aksi penyerangan terhadap anggota Ahmadiyah.
“Pita biru ini dibagikan mendadak sesaat sebelum terjadinya bentrokan,” kata Mahendradatta ketika berbincang dengan VIVAnews.com, Minggu malam, 13 Februari 2011.
Dia mengatakan, pita itu dibagikan di depan Masjid Al-Hidayah, 100 meter dari rumah Suparman atau tempat penyerangan. Pita itu dibagikan oleh seseorang yang tidak dikenal oleh warga yang ikut dalam aksi massa itu. Orang itu, menurut dia, juga bukan warga dari Cikeusik dan sekitarnya. “Warga tidak mengenal siapa yang membagikan itu,” ujar dia.
“Ketika ditanya warga untuk apa pita biru itu, orang yang membagikan tersebut mengatakan supaya tidak tertukar dengan orang Ahmadiyah,” tuturnya.
Namun, dia melanjutkan, saat itu warga tidak begitu menghiraukan orang yang membagikan pita tersebut. Tanpa berpikir panjang, warga yang turut dalam aksi penyerangan itu justru turut mengenakan pita biru yang dibagikan. “Ada warga yang ikut mengenakan pita biru itu,” kata dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Ridha Saleh, mengatakan ada dugaan warna dan letak pita menunjukkan peran dari masing-masing personel. “Kalau diletakkan di dada perannya lain, di lengan perannya lain lagi,” kata Ridha melalui sambungan telepon.
Menurut dia, ada dugaan orang yang mengenakan pita di dada adalah koordinator lapangan dari aksi penyerangan awal bulan lalu. “Ini masih dugaan,” ujarnya. Sementara itu, yang mengenakan pita di lengan berperan sebagai pasukan.
Ridha menambahkan, dugaan lain, mereka yang mengenakan pita merupakan pasukan inti dari penyerangan tersebut. “Kan tidak semua pakai pita,” kata dia. (art)
sumber artikel :vivanews.com

Perihal Cak Pur
Hanya ingin berbagi sesuatu, silahkan dinikmati semoga bermanfaat. Blognya Cak Pur : Tulisan Terpanas : Otomotif Plus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: